You are here: Home > Kehidupan > Cantik

Cantik

Banyak sekali orang yang ingin tampil cantik. Bahkan ada yang rela berlama-lama di salon kecantikan untuk bisa menjadi cantik. Ada juga yang rela mengeluarkan banyak uang untuk operasi agar bisa disebut cantik.

Kecantikan tidak selamanya menguntungkan. Memang sih wanita cantik lebih mudah menarik perhatian dan laki-laki tampan lebih mudah menggaet apa yang mereka inginkan. Cantik bisa menimbulkan banyak masalah, cantik bisa menimbulkan kecemburuan sosial. Sicantik bisa menimbulkan rasa iri pada orang yang tidak cantik. Ada yang mengatakan kalau orang cantik itu biasanya bodoh, aku tidak sependapat dengan kata itu. Tidak semua wanita cantik itu bodoh kan?

Itu semua hanya looksisme semata. Looksisme itu suatu bentuk kontrol sosial yang mempengaruhi cara kita memandang diri kita. Kasarnya looksisme ini mengatakan penampilan fisik kita (our looks) yang menentukan nilai dan posisi dalam lingkungan kita. Stereotipe inilah yang mempolarisasikan,memisahkan atau bahkan membuat jurang antara Sicantik dengan yang tidak cantik. Stereotipe ini juga memaksa sekian banyak wanita cantik dan wanita tidak cantik menderita, karena harus selalu berjuang keras mengikuti standar-standar yang tidak masuk akal.

Menjadi cantik juga bisa mengundang bahaya. Banyak sekali orang yang berusaha merebutkan Sicantik walau dengan cara-cara yang tidak benar. Ada juga penjahat yang selalu mengincar Sicantik. Dimana-mana selalu menjadi pusat perhatian dan dipuja secara berlebihan yang akhirnya memicu rasa iri yang yang berlebihan. Itu juga sudah sangat tidak nyaman. Kadang ada yang sampai memaksa dan berebut untuk mendapatkan perhatiannya.

Apa sih yang mereka mau? Apakah mereka melihat Sicantik sebagai Sicantik atau sebagai suatu komoditas ataupun piala yang direbut hanya untuk menambah kebanggaan? Keraguan seperti itu sudah sangat menyakitkan hati,karena berkaitan erat dengan harga diri Sicantik sebagai wanita dan sebagai manusia.

Menjadi wanita cantik dan tidak cantik sama-sama tidak menyenangkan. Apakah salah menjadi cantik???

Tags: , , , , ,

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

13 Responses to “Cantik”

  1. immoz says:

    at first, i used to think that makin cantik makin bodoh. Selama ini sih udah kubuktikan, tuh cw2 cantik di skul aku emang gitu…

    tapi akhir2 ini ada tmn dekatku yang mengubah pikiranku. Dia udah cantik, pintar, dan rendah hati pula!

    di dunia ini memang gak ada aturan yang absolut. Tidak salah menjadi cantik. cantik bukan kutukan. dunia ini yang terkutuk, dengan penjahat-penjahat kurang ajar yang berkeliaran… huh!

  2. redesya says:

    @immoz
    hahaha.. iya kamu benar, penjahat-penjahat menyebalkan!

  3. renxe says:

    hmmm…pengalaman pribadi? ^^

    cantik, jelek…semuanya karunia Tuhan…jangan mengingkari bagaimanapun berat resiko yang harus dihadapi :)

  4. jojo says:

    iya nich rara….
    udah cantik,pinter rendah hati pula…
    sampein makasih bwt klrga ya rara.,
    yang dah jaga rara…dr penjahat2 yg menyebalkan

  5. redesya says:

    @renxe
    aku setuju dengan pendapat kamu, kita harus banyak bersyukur…

    @jojo
    thanks, kamu terlalu banyak memuji, aku manusia biasa koq, masih banyak kekurangannya.

  6. renxe says:

    wah mbak rara ini merendah banget ya… ^^

    tapi yg namanya cantik itu karunia kan, harus bersyukur dengan cara tidak sombong…

  7. redesya says:

    @renxe
    tentu saja, itu cara yang bagus, kita harus sadari juga, bahwa di atas langit masih ada langit, kata itu sudah cukup untuk mengajarkan kita agar tidak sombong..

  8. mudabentara says:

    cantik itu abstrak kan ?
    atau cantik itu relatif ?
    mohon di jawab nona, klau tidak disini, di blog ku juga boleh…heheh

  9. redesya says:

    @mudabentara
    cantik memang relatif, tergantung penilaian kita. Thanks ya dah mampir…

  10. kweklina says:

    mmmm ambil kaca…aku ngak cantik,ngak manis,ngak menarik,tapi aku cuek aza apalagi sampai operasi plastik aduh amit2

    kencatikan dari dalam yang lebih utama.Kecantikan bisa musna atau berlalu saat kita tua.Tapi kebaikan dan kebajikan akan selalu ada walaupun kita tua dan mati.

    Pede aza…setidaknya ngak malu2in diajak keundangan:lol:

    salam buat semua pengunjung disini…

  11. immoz says:

    ::ikut ikut kweklina::
    aku juga gak cantik nih… waktu aku ngaca di cermin ternyata mukaku lebih mirip upilku sendiri… itulah masalahnya kalo aku diundang ke acara apa gitu pasti malu-maluin, bikin tamu-tamu yang datang gak selera makan…

  12. [...] aku menulis tentang cantik disini, tapi akhir-akhir ini ada yang menggelitik hatiku tentang cantik . Ada seorang sahabat yang [...]

  13. y says:

    becek ketitik olo ketoro….

Leave a Reply